Rumah Yang Melawan Gravitasi



Berapa Bayaran Tukang Cukur Brunei

Sebelumnya saya tanya pada anda, berapakah tarif cukur di kota anda ? saya yakin tidak sampai 20 ribu , Di kota saya tarif cukur atau pangkas rambut sekitar 8 ribu rupiah, itupun sudah termasuk dengan pijat kepala.


Sultan Hasanal Bolkiah

Tapi lain halnya jika yang dipangkas rambutnya adalah seorang kepala negara yang teramat kaya, yaitu Baginda Sultan Brunei Hasanal Bolkiah, Beliau sangat memperhatikan penampilan, apalagi rambutnya, maka tak heran jika ia sampai menghabiskan ratusan juta rupiah hanya untuk mencukur kepalanya. Tak heran, Soalnya memang beliau adalah orang yang sangat kaya. Bahkan dulu sebelum Bill Gates mendirikan Microsoft, ia disebut-sebut sebagai orang terkaya di Dunia.

Tarif cukur sultan Brunei itu tepatnya adalah 15 ribu pounsterling, atau sekitar 245 juta (dengan kurs 1 poundsterling = 16.400). maklum saja, karna tukang cukurnya memang khusus didatangkan dari London. Tukang cukur Sultan adalah adalah Ken Modestou. Warga London itu sudah 16 tahun ia menjadi tukang cukur kesayangan Sultan Brunei. Modestou bekerja di hotel Dorchester, London. Setiap kali ingin potong rambut, Sultan selalu menerbangkan Modestou dengan pesawat kelas utama dari London ke Brunei.
"Dia biasa bekerja secara rutin, kadang setiap 3-4 minggu sekali. Sultan menerbangkannya dengan kelas pertama seharga 9 ribu Pounsterling (Rp 147 juta). Semuanya dibayar, termasuk hotel dan makanan," jelas rekan Modestou, George Kadi, seperti dilansir Ananova


Ken Modestou

Modestou sendiri biasanya memberikan jasa potong rambutnya di Dorchester distrik Mayfair Inggris. dan biasanya bayaran per cukurnya sekitar 30 pounsterling, atau sekitar 500 ribu rupiah. namun saat menjdi tukang cukur Sultan, ia kemudian dibayar ribuan kali lipat oleh Sultan Brunei. Modestou sudah menjadi tukang cukur langganan Sultan sejak 16 tahun lalu. Dan ia sangat disayang Oleh Sultan. Bahkan pernah suatu kali saat merebaknya kasus Flu Burung, Ia sengaja diberangkatkan dengan pesawat dengan kabin khusus dengan harga sewa 140 juta rupiah agar terpisah dari penumpang lain. Sungguh sangat istimewanya tukang cukur yang satu ini.

Inilah Mobil Aneh Paling Jorok Di Dunia


Mobil bisa digunakan sebagai media seni. Tapi apa jadinya bila sebuah mobil ditempeli oleh berbagai ornamen dari bahan kuningan di sekujur tubuhnya? Yang pasti mobil akan jadi sangat berat. Bobot mobil ini pun kini menjadi 4,5 ton yang membuatnya harus ganti ban setiap 4.000 km.

Dilihat dari penampilannya mobil ini mungkin terlihat sangat aneh dengan bentuk tubuh yang terkesan tidak beraturan. Hal itu tidaklah aneh, sebab ada sekitar 5.000 pernak-pernik ornamen dari bahan kuningan yang menempel di mobil ini.

Untuk menjadikan mobil ini sebagai sebuah barang seni, mobil bermodel van yang dikenal sebagai “California Fantasy Van" ternyata memiliki waktu pengerjaan yang sangat lama yakni mencapai 22 tahun.

Proses pengerjaan mobil lini dimulai pada awal tahun 80an dan terus dikerjakan hingga lebih dari 20 tahun. Pemilik pertama mobil ini, Ernie Steingold menyematkan sebuah ornamen berbentuk gajah dari bahan kuningan di kap mesin mobil ini sebagai penghias mobil.

Dan sejak itu, Steingold bagai kecanduan dan terus menaruh berbagai pajangan di mobil yang aslinya adakan mobil GMC buatan tahun 1975 ini.

Setelah menaruh 3 hiasan berbentuk gajah itu, Steingold pun menutupi bagin mobil dengan koin kuningan. Tidak tanggung-tanggung, koin kungingan yang dibutuhkan untuk menutup tubuh mobil ini ternyata mencapai angka US$ 15 ribu atau sekitar Rp 128,7 juta.

Kini, Hunter Mann yang saat ini menjadi pemilik mobil tersebut mengatakan kalau ada sekitar 5.000 ornamen dari bahan kuningan yang melekat di mobil ini. Ornamen-ornamen ini memiliki berat sekitar 4,5 ton.

Karena itulah tidak heran bila beban mobil ini jadi sangat besar. Ban mobil yang menahan bobot mobil pun harus diganti tiap 4.000 km.

Saking uniknya, Mann seperti detikOto kutip dari odditycentral, Senin (30/5/2011) mengatakan kalau hampir setiap 5 hari sekali dirinya diberhentikan oleh polisi setiap berjalan dengan mobil ini.

Tapi Mann bukannya ditilang, sebab rata-rata polisi-polisi itu tertarik dengan mobil ini dan bertanya bagaimana membuatnya atau bahkan untuk sekedar mengabadikan mobil ini dengan kamera.

Saat ini, mobil tersebut dipajang di ArtCar World, sebuah museum untuk mobil seni, di Douglas, Arizona. Nilai mobil ini pun diperkirakan mencapai US$ 350.000 atau sekitar Rp 3 miliar.

Rekor Dunia: Mobil "Terbang" 102 Meter


Atraksi sepeda motor atau mobil melompati deretan mobil sudah banyak dilakukan para stuntman. Tapi, ada yang mengetahui, berapa lompatan terjauh dengan menggunakan mobil? Tim dari Hot Wheels - produsen mainan dari Amerika Serikat - coba melakukan di depan ribuan penonton balap mobil Indy 500 di Indianapolis, kemarin (29/5) dalam rangka memperingati 100 tahun balap single seater kebanggaan negeri Abang Sam.

Lompatan bersejarah itu dilakukan oleh Tanner Foust - pebalap professional yang tergabung dalam Team Hot Wheels Yellow Driver - menggunakan sebuah pikap sasis pendek yang sudah dimodifikasi. Foust harus menggeber mobilnya melewati turunan terjal berwarna oranye setinggi 24 meter dan pada bagian ujung melontar mobil untuk terbang sejauh mungkin.

Hasilnya, Foust terbang sejauh 102 meter dan mendarat dengan mulus dan menjadi rekor dunia sebagai lompatan terjauh.

"Penggemar bukan cuma melihat pemecahan rekor lompatan baru hari ini, tapi juga bagaimana fantasi anak muda dari generasi yang hebat bisa jadi kenyataan. Hot Wheels juga kaya sejarah di dunia balap selama 40 tahun lebih, dan tak ada waktu yang lebih tepat dari Indy 500 untuk melakukan aksi sekali seumur hidup ini," ujar Simon Waldron, Vice President Marketing Hot Wheels, sepert dilansir autoblog (29/5/2011)

Ini Helm Lipat Pertama di Dunia,Terinspirasi Maling Helm di Indonesia


Sebuah helm unik yang bisa dilipat diciptakan oleh seorang warga Australia. Helm ini disebut sebagai helm lipat pertama di dunia. Dari mana ide membuat helm lipat ini datang? Setelah helmnya dicuri di Indonesia.

Sang pencipta, Jessica Dunn merupakan lulusan sekolah desain di Australia dan memberi nama helm inovatif rancangannya dengan nama Proteus.

Proses penciptaan helm ini seperti detikOto kutip dari autoevolution, Senin (30/5/2011) didapat Jessica ketika dirinya berada di Indonesia. Saat itu, Jessica dihadapkan pada kenyataan bahwa dia harus kehilangan helmnya. Dari situlah ide membuat helm datang.

"Saya mengendarai motor setiap hari ketika saya berkunjung ke Indonesia untuk pertukaran pelajar. Tapi saya harus membeli helm dari pinggir jalan karena helm milik saya dicuri. Akhirnya saya harus membawa helm itu setiap hari selama 5 bulan berikutnya dan saya ingin helm itu bisa ditaruh di tas punggung," ujarnya.

Hasilnya, Jessica pun menciptakan Proteus yang dikatakan akan memudahkan para pengendara atau penumpang untuk membawa helm yang dapat dilipat dan muat masuk ke dalam sebuah ransel.

Bentuk helm ini pada dasarnya sama dengan helm open face yang sudah banyak beredar. Hanya saja, Jessica merancangnya untuk bisa dilipat sedemikian rupa bila tidak sedang dipakai.


Mekanisme helm lipat (student.designawards.com.au)

Dan sebagai hasilnya, Proteus buatan Jessica ini pun masuk nominasi Australia Design Award dari James Dyson (jutawan Australia). Pemenangnya akan diumumkan pada 22 Juli 2011 di Melbourne. Wah dicuri maling, eh malah jadi sumber inspirasi ya.

Daya Pikat Busana Kate Middleton Ia selalu berhasil merangsang banyak wanita untuk mengimitasi gaya busananya.

senin, 30 Mei 2011, 14:20 WIB
Pipiet Tri Noorastuti

VIVAnews - Tak berlebihan jika menyebut Kate Middleton sebagai ikon baru di jagat fashion. Terlepas dari posisisnya sebagai wanita berpengaruh di Inggris, ia selalu berhasil merangsang banyak wanita untuk mengimitasi gaya busananya.

Tengok saja kisah pekan lalu. Saat Kate muncul menemui Michelle Obama berbalut 'Shola', minidress warna kaki seharga £175 atau sekitar Rp2,5 juta, keluaran label fashion ternama asal Inggris, Reiss.

Begitu tersiar kabar minidress itu dari Reiss, website Reiss langsung down atau rusak gara-gara tak mengantisipasi lonjakan pengakses. Mungkin banyak orang ingin membeli minidress itu via online. Terbukti, 24 jam setelah kemunculan Kate, 'Shola' ludes.

Sejumlah gerai pengecer minidress itu juga kehabisan stok 'Shola'. Mereka pun langsung memesan stok tambahan ke Reiss. Lantaran banyaknya peminat, mereka menerapkan aturan 'siapa cepat, dia dapat'.

"Karena permintaan pelanggan yang luar biasa, kami mengumumkan bahwa 'Shola', minidress seperti yang dikenakan Kate Middleton, akan kami produksi lagi dan segera hadir di gerai-gerai kami," tulis Reiss dalam websitenya, seperti dikutip dari Daily Mail.

Bukan kali ini saja Reiss diuntungkan sang Putri. Minidress 'Nanette' rancangannya juga ludes tak lama setelah foto-foto pertunangan Kate dan Pangeran William beredar luas. Dalam salah satu foto, Kate terlihat mengenakan minidress putih seharga £159 atau sekitar Rp2,25 juta dari koleksi musim gugur/dingin Reiss.

Selain Reiss, label fashion yang mendapat promosi gratis dari Kate adalah Zara dan LK Bennett. Sesaat setelah pernikahannya, Kate tampil segar dalam balutan minidress biru dari Zara seharga £49.99 atau sekitar Rp705 ribu dan sepatu wedges dari LK Bennett seharga £129.99 atau sekitar Rp1,8 juta. Ini membuat Zara dan LK Bennet kehabisan stok produk serupa.

Demikian pula dengan gaun biru yang membalut tubuh Kate saat mengumumkan pertunangannya dengan Pangeran William. Hanya dalam beberapa jam setelah kemunculannya, gaun Issa London Sapphire seharga £385 atau sekitar Rp5,4 juta itu tak terlihat lagi di gerai Harvey Nichols.

David Reiss, pendiri dan direktur pelasana Reiss, mengatakan, "Kate Middleton menjadi duta yang cerdas untuk Inggris, dan kami senang dia mendukung label fashion eceran seperti Reiss," katanya. "Busana kami identik dengan wanita percaya diri, gaya, modern dan kami berpikir bahwa Kate Middleton mewujudkan cita-cita kami dengan gaya dan kepribadiannya.

Berkumpul di Hari Ibu (Naskah Drama)

Tokoh:
Ibu Shofi: 59 tahun
Sandra: 35 tahun
Nora: 30 tahun
Silvi: 24 tahun
Meila: 20 tahun
Dilla: 8 tahun
Minem: 33 tahun
Latar/Lokasi:
Babak 1: Ruang Keluarga
Babak 2: Ruang Makan
Babak 3: Ruang Keluarga
Babak 1
(Di sebuah ruang keluarga, duduk santai Ibu Shofi, Meila, Silfi, Nora)
Ibu Shofi: Sepertinya jarang ya kita berkumpul seperti ini. Kalian berkumpul di rumah, untuk makan malam bersama, dengan ibumu yang sudah tua renta ini.
Kalian semua terlalu sibuk dengan urusan masing-masing sih.
Hmmmm Jadi… ibu sering sendirian deh di rumah.
Silfi: Tapi sekarang tidak sendiri lagi kan bu?
Kami semua ada di sini menemani ibu.
(mendekat, memeluk dan mencium ibunya)
Ibu Shofi: Mana Bagas, Meila? Dia jadi kesini kan?
Minem: (Masuk membersihkan meja, tanpa bicara apa-apa)
Meila: hmm sepertinya Mas Bagas sedang ada di Batam bu. Tanggung untuk pulang.
Proyeknya masih berjalan setengah.
Ibu Shofi: Anak lima… kok… yang ngumpul cuma tiga…
Kemana lagi tuh si Sandra, jadi kesini tidak. Itu anak kok tidak bisa diatur ya?
Di suruh kuliah tinggi, malah maunya masuk teater. Disuruh kerja yang bener, malah sukanya pentas. (sambil mengelus dada)
Nora: Bu… bu. Jangan seperti itu, Mbak Sandra kan anak ibu juga. Setiap manusia kan punya pilihan sendiri untuk hidupnya. Seperti Mbak Sandra memilih teater untuk menjalani hidupnya.
Minem: Ya, ndoro, barang kali aja, Mbak Sandra itu bisa jadi artis terkenal, masuk tivi.
Silfi: Nem, Nem, ngomong apa kamu itu. Eh, tapi bener juga ya?
Sana Nem, ambilin tasku yang tadi di kamar.
Minem: Nggih. (langsung beranjak masuk)
Ibu Shofi: Lah, bisnismu sekarang gimana Fi?
Maju kan?
Silfi: Alhamdulillah bu. Ada investor yang mau mendanai. Website kita juga banyak pengunjungnya. Jadi pemasarannya sudah sampai ke luar negeri.
Ibu Shofi: Duh, senangnya anakku yang ini berhasil. Jadi ingat almarhum ayahmu. Pasti dia juga bangga.
Tapi kapan kamu nikahnya???.
Nora: Hehe… Silfi sudah punya calon bu, tinggal di ajukan aja ke Ibu.
Iya kan Fi? (Sambil mengedipkan mata ke Silfi)
Silfi: (malu-malu)
Ibu Shofi: Iyo, to Fi?
Ya, aku ikut senang. Udah cepat aja calonmu itu kamu bawa ke sini.
Silfi: Inggih Bu. Tapi Mas Dani sepertinya masih sibuk dengan urusannya.
Insya Allah, setelah semua beres akan aku ajak kesini.
Nora: Oh, kamu sekarang sama Dani toh?
Silfi: (tersipu) ya Mbak.
Ibu Shofi: Dani ya namanya?
Silfi: Mengangguk pelan.
Minem: (masuk) Ini tasnya Mbak (sambil menyerahkan bungkusan ke Silfi)
Silfi: Makasih Nem.
Ibu Shofi: Eh, anakmu tadi kemana Ra?
Silfi: Iya, kemana Dilla tadi?
Nora: Itu di depan sama Meila.
Tidak tahu lah, mereka kok cocok ya? Padahal kan tante sama ponakan.
Dilla…… (berteriak memanggil)
Dilla: (berteriak dari luar) Sebentar bunda, ini masih asyik ni sama tante.
Ibu Shofi: Sudah biarkan saja. Meila memang seperti itu kok Ra. Jiwanya masih jiwa anak-anak.
Silfi: Gimana sih, mbak? kan biasa. Aku juga sering bercanda sama Dilla, dia memang anak yang lucu dan menyenangkan. Aku juga suka sama anakmu itu Mbak.
Minem: Ndoro makanannya sudah siap. Monggo didahar…
Silfi: Ayo bu kita makan…
Ibu Shofi Sebentar Fi, ibu mau menunggu kakakmu Sandra dulu…
Nora: tak usah ditunggu bu… Mbak Sandra sudah bilang tidak bisa datang.
Ibu Shofi: Baiklah…
Silfi: Oh, benarkah Mbak Sandra tidak akan datang?
Nora: Katanya si begitu.
Ibu Shofi, Nora, Silfi, Minem: (menuju ruang makan, disana tersaji berbagai makanan yang telah disiapkan untuk merayakan hari ibu malam itu)
Babak 2
(Di ruang makan, duduk menghadap meja makan, Nora, Ibu Shofi, dan Silfi. Minem merapikan meja dan menyiapkan sajian makanan)
Nora: Nem nem… tolong panggilkan Dilla dan Meila, bilang makanan sudah siap.
Minem: Ya mbak
Nora, Ibu Shofi, Silfi: (terdiam sambil merapikan duduknya)
(Berselang beberapa detik, didepan rumah, tampak minem berbicara ke Dilla dan Meilla yang sejak tadi terlihat asyik ngobrol)
Dilla: Budhe Sandra!!!...... (berteriak didepan rumah sambil berlari menghampiri dan memeluk budhe Sandra)
Meila, Dhilla dan Sandra: (masuk ruang makan bersama Minem dibelakangnya)
Sandra: Malam bu…
Ibu Shofi: (diam sejenak dengan pandangan menyelidiki kearah Sandra)
Kemana saja kau Ndra? Pulang-pulang tanpa salam, lihat adik-adikmu sedari tadi sudah ada disini menemani ibu.
Nora: Dilla sini nak… (Memanggil Dilla sambil menyuruhnya duduk disebelah)
Dilla: Baju budhe bagus ya ma… (dengan suara pelan)
Nora: iya sayang…
Sandra: Dilla mau? Nanti budhe belikan ya (sambil tersenyum simpul kearah Dilla)
Ibu Shofi: Sandra, jangan mengalihkan perhatian jawab, pertanyaan ibu tadi. (dengan nada tegas)
Sandra: Maaf bu…
Assalamualaikum.
Semua: Waalaikum salam.
Sandra: Tadi ada pentas di Galerinya mas Dafa. Maaf hanya aku saja yang kemari, mas Dafa masih sibuk membereskan semua barang-barang seni nya, Mas Dafa ingin sekali bertemu dengan ibu tapi keadaan yang tidak bisa kompromi (sambil menunduk)
Ibu Shofi: Kalian berdua… Ada saja alasan. Cucuku mana Ndra? (dengan nada geram)
Sandra: Iya, Fian dan Nando ikut ayahnya beres-beres galeri.
Ibu Shofi: Setiap kali kesini, cucuku tak pernah kau ajak.
Kenapa Ndra. Malu kau punya ibu seperti ini?
Nora: Ya, mungkin tidak ada waktu yang tepat bu. Jangan salahkan Mbak Sandra.
Ibu Shofi: Kalian selalu saja membela Sandra.
Meila: Ibu… sudahlah… sekarang yang terpenting mbak Sandra sudah disini, meski tanpa Mas Bagas, Mas Dafa dan Mas Hari, kita bisa berkumpul disini khan (sambil membelai tangan ibunya)
Silfi: Bu… makanannya kalau dingin tak akan enak untuk dimakan. Fian dan Nando, juga sudah bertemu ibu kan, lebaran kemarin.
Ibu Shofi: Iya, aku hanya rindu dengan cucuku yang ganteng-ganteng itu.
Hmmm baiklah… maafkan ibu kalian ini ya… baiklah kita mulai saja makan malamnya.
Semuanya: Bismillahirahmanirahim
(Mereka semua makan malam dengan suasana yang sudah mulai mencair, tak ada ketegangan lagi diantara Sandra dan Bu Shofi)
***
Babak 3
(Di ruang tengah setelah mereka selesai makan malam. Ibu duduk di kursi yang tersandar didepan meja, sedangkan Silfi, Nora, Minem, Meila dan Dilla duduk di Shofa. Sandra duduk disebelah Ibu Shofi untuk memijat kakinya yang sudah tua).
Ibu Shofi: Ibu ini sudah tua… semakin tua… sudah tak seperti dulu yang mampu merawat kalian semua, yang menyayangi kalian dengan semangat yang tak kenal lelah. Namun kini ibu sudah lemah, lihat… kaki ibu sudah rentah… harusnya kalian mau bergantian menemani ibu, bukan hanya dihari-hari besar saja kalian semua baru kumpul (sambil tertunduk pilu)
Sandra: Bu… maafkan sandra yang selama ini selalu mengecewakan ibu… tak pernah mendengar kata-kata ibu… (sambil memeluk ibu Shofi dan menangis pelan)
Ibu Shofi: Ibumu ini selalu memaafkanmu nak… Ibu selalu mendoakanmu sandra… meski kau mungkin sering lupa dengan ibumu ini (Menangis tersedu-sedu)
Sandra: Aku takkan pernah lupa dengan ibu yang melahirkanku dan merawatku selama ini
Ini hadiah buat ibu (sambil mengambil bingkisan berwarna putih dalam tasnya)
Ibu Shofi: Terima kasih sandra…
Dilla: Nek… ini hadiah untuk Nenek… dan ini hadiah untuk Bunda… (dengan tingkah lucunya)
Ibu Shofi dan Nora: oooh terima kasih sayang….
Meila: Bu aku tak bisa memberikan apa-apa… aku beri ibu ciuman saja ya … (tersenyum sambil mencium pipi ibu shofi)
Dilla: Aku juga mau tante. Untuk Ila mana?
Meila: (langsung menarik Dilla dan menciuminya)
Silfi: Terima kasih bu atas kasih sayangnya selama ini kepada kami semua, ibu tau… Ibu lah yang terbaik dalam hati kami
Ibu Shofi: (menghapus air matanya dan tersenyum)
Alhamdulillah… ya Allah… malam ini begitu indah… Ibu… tak mengharapkan apa-apa dari kalian, bukan harta atau balasan yang ibu cari dan minta dari kalian. Ibu hanya ingin sayangilah ibumu ini nak… sebelum semuanya terlambat
Ibu bangga memiliki kalian semua…
Juga memiliki Minem yang senantiasa membantu ibu dan tak pernah sakit hati bila terkena marah ibu.
Minem: Minem juga sayang sama ndoro… tapi ndoro jangan suka marah ya… nanti tambah tua… banyak senyum aza… ndoro.,… biar awet muda…
Semuanya: Hehhehehe
Dilla: Iya, nenekku masih kelihatan cantik kok. Bahkan sepertinya masih lebih cantik nenek dari bunda.
Nora: Iya, tul. Betul kamu Dilla, nenek memang terlihat cantik kalau selalu tersenyum. Jadi ibu nggak usah sedih ya. Senyum!
Ibu Shofi: Sudah. Nih sudah senyum.
Semua: (tersenyum)
Nora: Oh, ya, Mbak Sandra tadi telpon kalau tidak bisa datang?
Sandra: Ya, memang, tapi aku sempat-sempatin lah. Aku kan juga kangen sama ibu, juga pada kalian.
Silfi: Ih, mbak Sandra bisa kengen juga ya.
Hehehe.
Nora: Tuh, kan Bu. Mbak Sandra juga selalu ingat sama ibu.
Ibu Shofi: (tersenyum)
Sandra: Baiklah bu. Kami semua akan berjanji untuk menemani ibu bergantian.
Benarkan Nora.. Silfi..
Meila: Iya, Mbak Sandra. Iya bu, kami akan menjaga ibu.
Karena kami semua sayang ibu.
Dilla: Dilla juga sayang nenek. I love you grandma.
Ibu Shofi: Alhamdulillah… (tersenyum bahagia)
(Malam itu dilewatkan dengan suka cita yang mengharukan, meskipun Ibu Shofi tidak bisa berkumpul dengan semua anak-anak dan menantunya. Keempat anaknya Sandra, Nora, Silfi, Meila dan cucunya Dilla, sudah membuahkan kebahagiaan yang istimewa di Hari Ibu. Selamat Hari ibu…)

Pengertian Tes Psikologi

Tes psikologis merupakan alat / instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan
potensial psikologis subyek (potential ability). Potential ability subyek adalah kemampuan yang tidak nyata yang berperan menunjang kemampuan nyata (actual ability). Contoh potential ability ialah inteligensi (intelligence), bakat (aptitude), minat (attitude), kepribadian (personality), emosi (emotion), dan motivasi (motivation). Kemampuan nyata (actual ability) merupakan kemampuan yang menghasilkan suatu prestasi, seperti prestasi belajar, kinerja, karya seseorang dalam berbagai bidang (mekanik, seni, sastra, politik, bisnis, pendidikan, dan sebagainya).
Menurut Anastasi dan Urbina (1998:3) tes psikologis pada dasarnya adalah alat ukur yang obyektif dan dibakukan (distandarisasikan) atas sampel perilaku tertentu. Standarisasi mengimplikasikan keseragaman cara dalam penyelenggaraan dan penskoran tes. Dalam rangka menjamin keseragaman kondisi-kondisi testing, penyusun tes menyediakan petunjuk-petunjuk yang rinci bagi penyelenggaraan setiap tes yang baru dikembangkan.
Conbach (1984:26) menyatakan tidak ada definisi tes yang dianggap tuntas, melainkan para ahli mendefinisikan tes menurut cara pandangnya sendiri-sendiri. Cronbach (1984:27) cenderung memberikan definisi tes psikologis sebagai suatu prosedur yang distandardisasikan (standardization of procedure) yang digunakan tester untuk mengukur kemampuan potensi subyek. Dalam pandangan ini, prosedur (procedure) diartikan sebagai tata cara yang spesifik dan konkrit.
Tata cara ini mencakup langkah-langkah sebagai berikut.
Persiapan, yaitu hal-hal yang perlu disiapkan sebelum melakukan testing seperti; instrumen tesnya, lembar jawaban, berita acara penyelenggaraan tes, alat menunjuk waktu (stopwatch), dan ruangan tempat testing.
Pelaksanaan, yaitu berisi cara-cara menyelenggarakan tes sesuai dengan manual tes psikologis yang bersangkutan.
Skoring dan penyusunan laporan, yaitu kegiatan untuk memberikan skor, skor dihitung berdasarkan jawaban betul yang menghasilkan skor mentah (raw score), selanjutnya skor mentah itu dikonversikan dengan norma tes, yang menghasilkan skor baku seperti IQ (intelligence quotient), dan EQ (emotional quotient).
Pelaporan hasil tes, merupakan hal yang amat penting. Hasil testing psikologis hendaknya disajikan dalam bentuk laporan yang sederhana, menarik, obyektif, dan spesifik, sehingga mudah digunakan.
Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa definisi tes psikologis adalah suatu prosedur yang digunakan oleh tester untuk mengukur kemampuan potensial subyek dengan cara-cara yang standar untuk menghasilkan pengukuran yang obyektif. Hasil pengukuran obyektif adalah hasil pengukuran yang dapat menggambarkan kemampuan potensial subyek, yang tidak dicemari oleh sifat-sifat subyektifitas tester dan faktor-faktor lainnya

istilah-istilah dalam bidang sastra

Argumen : alasan yang dapat dipakai untuk memperkuat atau menolak pendapat, pendirian, atau gagasan.

Biografi : riwayat hidup yang ditulis oleh orang lain.

Diskriminatif : pembedaan perlakuan terhadap sesama warga negara (berdasarkan warna kulit, golongan suku, agama, ekonomi, dan sebagainya).

Diskusi : pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah.

Edukatif : bersifat mendidik.

Ekspresi : pengungkapan atau proses menyatakan maksud, gagasan, perasaan, dan sebagainya.

Fakta : hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi.

Generalisasi : perihal membentuk gagasan atau simpulan umum dari suatu kejadian, hal, dan sebagainya.

Identitas : ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang atau jati diri.

Implementasi : pelaksanaan; penerapan.

Informasi : pemberitahuan kabar.

Intonasi : ketepatan tinggi rendah nada.

Kaderisasi : hal mendidik menjadikan seseorang menjadi kader.

Kritik : kecaman atau tanggapan, kadang-kadang disertai uraian atau pertimbangan baik buruk terhadap hasil karya atau pendapat.

Kualitas : tingkat baik buruk sesuatu; kadar.

Mahir : sangat terlatih.

Mimik : peniruan dengan gerak anggota badan dan raut muka.

Nada : tingi rendah bunyi.

Paradigma : kerangka berpikir.

Program : acara

Proposal : rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja.

Telekomunikasi : komunikasi jarak jauh melalui kawat (telegrap, telepon) dan radio.

Membuat Proposal

Proposal adalah rencana yang disusun secara sistematis dan terperinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal (Finoza, 1999:157). Kerangka yang harus diperhatikan pada saat akan menyusun proposal adalah sebagai berikut.

1. Dasar Pemikiran

Dasar pemikiran dalam sebuah proposal berisi pokok-pokok pemikiran akan perlunya melaksanakan kegiatan tertentu.

2. Jenis Kegiatan

Jenis kegiatan yang akan dilaksanakan harus ada dalam isi proposal.

3. Tema Kegiatan

Tema kegiatan dalam sebuah proposal berisi inti-inti kegiatan dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

4. Tujuan Kegiatan

Setiap kegiatan pasti mempunyai tujuan. Tujuan tersebut harus dijelaskan agar ada manfaatnya. Penyusun proposal perlu merumuskan tujuan sedemikian rupa agar yang akan dicapai dapat diketahui dan dirasakan oleh pembaca proposal.

5. Peserta Kegiatan

Peserta kegiatan meliputi siswa SMK Surabaya dan guru SMK Surabaya serta berapa jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

6. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan harus jelas dalam sebuah proposal agar proposal tersebut dapat diterima oleh pembaca. Kapan waktu kegiatan tersebut, di mana tempat pelaksanaan kegiatan itu.

7. Susunan Kepanitiaan

Para penyusun proposal dari suatu tim perlu menyeleksi kualifikasi dan bobot orang-orang yang duduk sebagai panitia pelaksanaan dalam kegiatan yang direncanakannya. Hal ini untuk menjamin kelancaran jalannya suatu kegiatan.

8. Anggaran Biaya

Anggaran biaya dalam suatu proposal harus ada, tetapi penyusunannya harus logis dan realistis, serta harus memperhatikan keseimbangan antara pengeluaran dan penghasilan. Hal ini agar diterima oleh penyandang dana.

9. Acara Kegiatan

Acara atau jadwal kegiatan harus jelas dan terperinci agar pada saat kegiatan berlangsung tidak terjadi hal-hal yang menyimpang dari acara yang sudah ditentukan.

10. Penutup

Bagian ini merupakan bagian akhir yang berfungsi menekankan bahwa proposal diajukan dengan sungguh-sungguh. Dalam bagian ini, hendaknya tergambar sikap optimistis dari pembuat proposal.

Seni Teater

Indonesia kaya akan seni.
Seni merupakan unsur kebudayaan yang tumbuh dan berkembang sejajar perkembangan manusia sebagai pencipta dan penikmat karya seni.
Karya seni dapat dilihat dari bentuk pakaian dan rias, jenis makanan dan hidangan, jenis-jenis pertunjukan, berbagai upacara adat dan prosesinya, dan lain-lain, Salah satunya adalah sebi pertunjukan yaitu bentuk teater.
seni Teater adalah seni yang kompleks, artinya dapat bekerjasama dengan cabang seni lainnya.
Di Indonesia mempunyai dua teater, diataranya adalah :

1. Teater Tradisional

2. Teater Modern


* 1 Teater Tradisional
o 1.1 Ciri-ciri Teater Tradisional
* 2 Teater Modern
o 2.1 Ciri-ciri Teater Modern
o 2.2 Kelompok dan sutradara
* 3 Unsur-unsur Teater
o 3.1 1. Naskah/Skenenario
o 3.2 2. Skenario
o 3.3 3. Pemain/Pemeran/Tokoh
o 3.4 4. Sutradara
o 3.5 5. Properti
o 3.6 6. Penataan
* 4 7. Penonton
* 5 Referensi

Teater Tradisional

Teater Tradisional adalah bentuk pertunjukan yang pesertanya dari daerah setempat karena terkondisi dengan adat istiadat, sosial masyarakat dan struktur geografis masing-masing daerah.


- Ketoprak dari Yogyakarta

- Ludruk dari Surabaya

- Wayang Orang dari Jawa Tengah/Yogyakarta

- Lenong dan Topeng Blantik dari Betawi

- Mamanda dan Wayang Gong dari Kalimantan Selatan

- Mak Yong dan Mendu dari Riau

- Masres dari Indramayu

- Randai dari Sumatera Barat

- Dulmulk dari Sumatera Selatan

- Bangsawan dari Sumatera Utara

- Anak Ari dari Nusa Tenggara

- Arya Barong Kecak dari Bali


Ciri-ciri Teater Tradisional

Teater Tradisional mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

1. Pementasan panggung terbuka (lapangan, halaman rumah),

2. Pementasan sederhana,

3. Ceritanya turun temurun.

Teater Modern

Teater Modern adalah cerita yang bahannya dari kejadian-kejadian sehari-hari, atau karya sastra.

contoh Teater Modern :

a. drama

b. teater

c. sinetron

d. film


ciri-ciri Teater Modern

- Panggunga tertata

- Ada pengaturan jalan cerita

- tempat panggung tertutup
[sunting] Kelompok dan sutradara

Kelompok teater modern dan sutradara:

1. Teater Gandrik : Jujuk Prabowo

2. Teater Garasi : Yudi Ahmad Tajudin

3. Teater Koma : N. Riantiarno

4. Bengkel Teater : WS Rendra

5. Teater Kecil : Arifin C. Noor dan lain-lain

Unsur-unsur Teater

Unsur-unsur dalam teater antara lain :
1. Naskah/Skenenario

Naskah/Skenario berisi kisah dengan nama tokoh dan diaolog yang duicapkan.
[sunting]

2. Skenario

Skenario merupakan nsakah drama (besar) atau film, yang isinya lengkap, seperti : keadaan, properti, nama tokoh, karakter, petunjuk akting dan sebagainya. Tujuan dari naskah/skenario untuk sutradara agar penyajiannya lebih realistis.


3. Pemain/Pemeran/Tokoh

Pemain merupakan orang yang memeragakan tokoh tertentu pada film/sinetron biasa disebut aktris/aktor.


Macam-macam peran :

a. Peran Utama

Peran Utama Yaitu peran yang menjadi pusat perhatian penonton dalam suatu kisah

b. Peran Pembantu

Peran Pembantu Yaitu peran yang tidak menjadi pusat perhatian

c. Peran Tambahan/Figuran

Figuran Yaitu peran yang diciptakan untuk memperkuat gambar suasana


4. Sutradara

Sutradara merupakan orang yang memimpin dan mengatur sebuah teknik pembuatan atau pementasan teater/drama/film/sinetron.

5. Properti

Properti merupakan sebuah perlengkapan yang diperlukan dalam pementasan drama atau film. Contohnya : kursi, meja, robot, hiasan ruang, dekorasi, dan lain-lain


6. Penataan

Seluruh pekerja yang terkait dengan pendukung pementasan teater, antara lain:
a. Tata Rias

Tata Rias adalah cara mendadndani pemain dalam memerankan tokoh teater agar lebih meyakinkan

b. Tata Busana

Tata Busana adalah pengaturan pakaina pemain agar mendukung keadaan yang menghendaki. Contohnya : pakaian sekolah lain dengan pakaian harian

c. Tata Lampu

Tata Lampu adalah pencahayaan dipanggung

d. Tata Suara

Tata Suara adalah pengaturan pengeras suara

e. Tata Pentas

Tata Pentas adalah seting, komposisi properti agar efektif mendukung pentas

f. Pentas/Panggung


7. Penonton

Penonton adalah undur dalam pementasan drama/teater/sandiwara atau film karena sebagai saksi dari hasil akhir kerabat kerja. Penonton sebagai evaluator yang mengapresiasi dan menilai hasil karya seni yang dipentaskan. Bentuk karya seni akan sia-sia jika tidak memiliki penikmat karya.[rujukan?] Pada setiap pementasan seni pasti ada penonton.[rujukan?] Penonton menonton untuk menghibur hatinya dan bagi senimannya bisa sebagaievaluator dari karyanya

Menteri Puji Muba Expo dan Festival Randik Tahun 2011

buanasumsel | May 18, 2011
SEKAYU,Buanasumsel.com – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Ir HM Hatta Radjasa memuji pelaksanaan Muba Expo dan Festival Randik Tahun 2011. Menurutnya, Muba Expo dan Festival Randik merupakan ajang yang luar biasa, dan merupakan bentuk kerja inovatif serta kreatif dalam mendorong pemberdayaan ekonomi dan pengembangan seni budaya di masyarakat.

Hal ini disampaikannya pada penutupan Muba Expo dan Festival Randik Tahun 2011, Minggu (15/5/11), di Sekayu. Penutupan kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Bupati Muba H Pahri Azhari, anggota DPR RI, DPRD Muba, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua Dekranasda dan Dewan Kesenian Muba Hj Luciyanti Pahri, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Menurut Hatta, Muba Expo memiliki tiga aspek penting dalam konteks kreatifitas. Aspek pertama, Muba Expo dapat memotivasi masyarakat dan pemerintah untuk menciptakan kreatifitas dan inovasi dalam melahirkan wirausaha yang kreatif.

Selanjutnya, Muba Expo merupakan ajang jejaring kreatifitas dalam berkarya. Expo juga memiliki aspek mengukur tingkat caaian program yang kita laksanakan. “Hasil karya tak akan masuk pasar, bila tidak ada pasar dan pengusahanya. Ajang expo demikian menjadi tempat untuk memasarkan kreatifitas para pengusaha,” imbuhnya.

Sedangkan Festival Randik, menurutnya, festival tersebut merupakan wadah pelestarian seni budaya. Festival ini harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan hingga tahun selanjutnya, untuk menjaga kelestarian khasanah budaya nasional.

Ketua Panitia Muba Expo dan Festival Randik Tahun 2011, Hj Luciyanti Pahri, mengaku, Expo dan Festival Randik mampu menyedot antusias masyarakat. Hingga hari terakhir, tak kurang 9.000 pengunjung hadir menyaksikan dua gelaran tersebut.

“Jumlah peserta Muba Expo mencapai 250 stan, sedang jumlah peserta Festival Randik mencapai 250 orang dari 10 kabupaten/kota. Jumlah traksaksi pada Expo Muba, mencapai rata-rata Rp 75 juta/ hari. Harapannya kegiatan ini menjadi agenda tahunan di tahun mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin H Pahri Azhari, mengatakan, Festival Randik merupakan kesempatan berharga untuk memberdayakan nilai seni dan hasil karya seni dalam pembangunan Indonesia. “Peserta dari Muba sengaja tidak diikutkan pada Festival ini, untuk menjaga agar ajang ini berjalan dengan baik, dan memberi kesempatan bagi peserta lain untuk unjuk kreasi. Pengembangan seni budaya di Muba sendiri sudah terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Sedangkan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, menilai keberhasilan Pemkab Muba dalam melaksanakan penghijauan. Menurutnya, keberhasilan Muba dalam menggalakan penghijauan, tak terlepas dari kiprah H Pahri Azhari selaku Bupatinya.

“Bila Bupati selaku pemimpin daerah dengan pohon saja peduli, apalagi sama masyarakat daerah ini. Kementerian Kehutanan dan Bupati menjalin kerjasama dengan baik dalam membangun kawasan hutan. Kerjasama yang indah ini harus kita lanjutkan di tahun yang akan datang,” pungkasnya.

Pada pelaksanaan Muba Expo Tahun 2011, stan terbaik pertama kategori Dinas/instansi diraih oleh Dinas Cipta Karya, tempat kedua diraih stan Badan Ketahanan Pangan, posisi ketiga Dinas Pertanian dan Peternakan. Sedangkan stan terbaik pertama kategori organisasi diraih BP Migas, tempat kedua stan Dharma Wanita, dan ketiga PTPN VII.

Sementara hasil Festival Randik Tingkat Propinsi Sumatera Selatan sebagai berikut, Penyaji Paket Seni terbaik pertama diraih peserta nomor 12 asal Lubuk Linggau, dan peringkat kedua diraih peserta nomor 14 asal OKU. Penata tari terbaik pertama, diraih peserta nomor 9 asal Palembang dan peringkat kedua peserta nomor 14 dari OKU.

Kategori tari tradisional terbaik. posisi pertama diraih peserta nomor 15 asal Lahat, dan kedua diraih peserta nomor 13 asal Musi Rawas. Tari kreasi terbaik pertama diraih peserta nomor 12 asal Lubuk Linggau, dan peringkat kedua diraih peserta nomor 9 asal Palembang.

Kategori penyanyi terbaik putra, diraih peserta nomor 04 asal Banyuasin, dan tempat kedua diraih peserta nomor 13 dari Musi Rawas. Penyanyi terbaik putri berhasil disabet peserta nomor 09 dari Palembang, dan kedua diraih peserta nomor 14 asal OKU.

Sedangkan, penata musik tradisional terbaik, diraih peserta nomor 14 asal OKU, dan tempat kedua diraih peserta nomor 15 asal Lahat. Kategori penata musik kreasi terbaik pertama diraih peserta nomor 12, dan posisi kedua ditempati peserta nomor 03 asal OKUS. (Adv/Humas Muba

SEKAYU – Tim Kesenian Kabupaten Musi Banyuasin akan mengikuti perhelatan pawai budaya nusantara dalam rangka 36 tahun taman mini Indon

SEKAYU – Tim Kesenian Kabupaten Musi Banyuasin akan mengikuti perhelatan pawai budaya nusantara dalam rangka 36 tahun taman mini Indonesia indah dengan tema citra negeriku.

Rombongan yang berjumlah 60 orang yang dipimpin oleh M.Nasir,Spd Kepala Bidang Seni Budaya Dinas Pemuda,Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Musi Banyuasin , tiba di graha wisata remaja taman mini indonesia indah sabtu 23/04/11.Sebelum mengikuti pawai budaya nusantara ,dan Tim Kesenian Kabupaten Musi Banyuasin akan menyempatkan gladiresik

Beliau mengatakan sendra drama tari yang akan dipersembahkan besok mengangkat adat istiadat budaya prosesi pernikahan ,drama ini mengisahkan percintaan dayang turik dan limparan,yang lebih menarik lagi prosesi ini sarat dengan seni budaya khas musi banyuasin sumatera selatan.diantaranya tarian setabik yang melambangkan tarian penyambutan penghormatan,

Seni tutur sastra seramba dan senjang yang berisikan pujian,sindiran bahkan nasehat-nasehat, arak – arak an pengantin dan seni pencak silat kuntaw turut mewarnai perhelatan seni budaya prosesi pernikahan dayang turik dan limparan.

berbagai seni budaya yang berisikan pesan moral ini merupakan khas daerah musi banyuasin.Tim Kesenian Kab.Muba tampil maksimal di perhelatan Pawai Budaya Nusantara TMII tahun 2011 di Jakarta.

Tim Kesenian dibawah Asuhan Hj.Lucyanti Pahri ini minggu 24/4 menampilkan sendra drama tari yang berisikan berbagai seni budaya daerah muba sumsel.yang juga akan diikuti 33 provinsi se- indonesia dalam rangka perhelatan pawai budaya nusantara,36 tahun TMII yang mengangkat tema Citra Negeriku,semakin memantapkan bahwa TMII sebagai wahana melestarikan seni budaya daerah di tanah air.

H.Pahri Azhari Bupati Muba,berpesan walaupun Tim Kesenian Muba sudah teruji saat perhelatan di Denpasar Bali tahun lalu, namun Tim Kesenian Muba agar tetap semangat dan tampil maksimal di Pawai Budaya Nusantara TMII,perhelatan ini bukan sekedar unjuk kebolehan akan tetapi semangat melestarikan budaya bangsa terutama seni budaya daerah,ujarnya.

LEGENDA ASAL USUL NAMA KOTA SEKAYU


Ada sebuah dusun yang terletak dipinggir sungai Musi yang bernama dusun Suak. Simpang Muara Jongot (Muara Sungai Keruh) mengalir ke arah hulu sungai Musi. Dusun Suak dikepalai oleh seorang depati yang bernama “Sahmab Bin Sahaji” yang di kenal pula oleh masyarakat sebagai Puyang Bupati atau Puyang Depati.
Dengan bertambahnya bulan dan tahun masyarakat makin bertambah, dengan inisiatif dari kepala Dusun/ Desa maka dibukalah wilayah baru yaitu disekitar Lorong Pangeran. Wilayah baru atau dusun baru diberi nama “Pangkalan Balai” (diperkirakan sekitar hilir terusan Simpit Sekarang). Wilayah baru ini dipergunakan sebagai tempat pemukiman dan sebagai lahan persawahan areal Pang Sako.
Dengan demikian nama dusun menjadi 2 (dua) yaitu Dusun Suak dan Dusun Pangkalan Balai dan tetap dikepalai oleh kepala dusun yang bernama Sahmad Bin Sahaji (Puyang Depati) dan digelari dengan nama Gindo.
Pada abad 17 Masehi di Palembang sudah berdiri kesultanan yaitu Palembang Darussalam, dengan berdirinya kesultanan maka berpengaruh pula pada perkembangan dusun-dusun yang berada dalam wilayah Sumatera bagian Selatan termasuk Jambi, Lampung dan Bengkulu. Pada masa itu wilayah yang masuk dalam naungan Kesultanan Palembang hidup rukun, aman dan damai.
Sultan pertama yaitu Abdurrahman dengan gelar Sultan Abdurrahman Amirul Mukmini Sayyidul Imam, lalu turun ke anaknya yang bernama Sultan Manssur kemudian turun lagi kecucunya yang bernama Sultan Mahmud Badaruddin. Berkaitan dengan masa pemerintahan kesultanan maka di daerah-daerah dibentuk juga suatu pemerintahan yang disebut Kadipaten Pedatuan, Gindo, Penggawo dan dibidang agama ada istilah Penghulu, Ketip, Mudin, Lebai dan Hulubalang.
Zaman Sultan ke (3) tiga di bentuk pedatuan. Pedatuan ini bertugas mengepalai beberapa desa pengandeng, sebagai penyerahan perpanjangan tangan pemerintah kesultanan di daerah dengan istilah Wilayah Marga, Pesiren kekuasaan dari Kesultanan pada pemerintah marga pada masa itu, maka Puyang Depati Sahmad Bin Sahaji diangkat oleh Sultan untuk mendirikan sebuah marga yaitu Margam Mantri Melayu dengan pusat pemerintahan berada di Sekayu.
Jauh sebelum Puyang Depati (Sahmad Bin Sahaji) diangkat menjadi Datuk dan pindah dari Dusun Soak ke Pangkalan Balai, bahwa di kota Sekayu ada areal persawahan yang disebut olah masyarakat dengan istilah persawahan Pang Sako dan di hilirnya disebut dengan istilah persawahan Pang Sambut.
Areal persawahan ini digarap olah masyarakat desa Soak dan Pangkalan Balai setiap tahunnya, dalam penggarapan sawah sering terjadi keributan antara warga dua dusun ini dan selalu Puyang Depati yang mendamaikan.
Sezaman dengan itu ada seorang anak dari silsilah keturunan Sahmad Bin Sahaji (Puyang Depati), Sahmad mempunyai adik yang bernama Sajidin, Sajidin mempunyai anak yang bernama Tahaji, Tahaji mempunyai tiga orang putri yang bernama : Tasaima, Tasaiyah, Sak Ayu (Silsila keluarga terlampir). Dari ketiga putri Tahaji Bin Sajidin yang paling cantik adalah Sak Ayu. Sak Ayu sering mengikuti orang tuanya ke sawah dan saat panen banyak mendapatkan hasil. Meranjak dewasa Sak Ayu jarang diajak oleh orang tuanya kesawah maka kenyataannya hasil panen berkurang, hal ini selalu diperhatikan oleh orang tuanya termasuk warga sekitar.
Ibu dari tiga putri ini bernama Mahesa Binti Madaru pernah bermimpi bahwa salah satu anaknya mempunyai Tuah Padi dan mimpi itu diceritakannya pada Puyang Depati. Puyang Depati memohon petunjuk kepada Tuhan yang Maha Kuasa tentang kebenaran mimpi istrinya tentang ketiga putrinya, dan ternyata putri yang membawah tuah Padi itu adalah Sak Ayu, Putri bungsu dari Puyang kilat kemarau.
Sejak saat itu masyarakat percaya bahwa kalau ingin panen berhasil mereka harus mengajak Sak Ayu turun kesawah untuk menurunkan bibit dan minta didoa’kan agar bibit yang ditanam terhindar dari penyakit dan berbuah banyak. Akhirnya tersebarlah cerita ini ke seantero dusun dan sampai sekarang masyarakat masih mempercayai tuah padi ini.
Seluruh areal persawahan Pang Sako setiap tahun berhasil panen dengan melimpah ruah dan masyarakat banyak berterima kasih kepada Sak Ayu. Masyarakat merasakan manfaatnya maka areal persawahan Pang Sako digelari masyarakat dengan istilah semangat padi putri Sakayu, lama kelamaan areal ini terus berkembang dan mulai didirikan perumahan disekitar pingiran sungai Musi, mulai dari sekitar areal Terusan Simpit sampai kearah hulunya.
Pada tahun 1745 Masehi masyarakat mulai banyak mendirikan rumah dan membuka persawahan itu maka nama Dusun Pangkalan Balai dan Dusun Soak diganti namanya oleh Puyang Depati menjadi Sak Ayu atau Sekayu.
Setelah Puyang Depati diangkat menjadi pimpinan Marga yaitu Marga Mantri Melayu, maka ibukota marga diberi nama “Sakayu”, lambat laun masyarakat mulai menyebut ibu kota marga menjadi Sekayu.
Sahmad Bin Tahaji (Puyang Depati) mempunyai kesaktian seperti : dapat memanggil dari jarak jauh, dapat menurunkan hujan, ahli dibidang agama dan dibidang pengobatan. Sahmad Bin Tahaji (Puyang Depati) juga digelari oleh masyarakat antara lain Al Qo’idah artinya orang yang menegakkan hukum, Al Mukkarom artinya orang yang memdekatkan diri kepada Tuhan YME, Assuhudi artinya orang yang patuh pada aturan.
Seiring dengan perkembangan zaman Kota Sekayu menjadi ibukota Kabupaten Musi Banyuasin dan pembangunan disana sini. Saat ini makam Sahmad Bin Tahaji (Puyang Depati) terletak didekat masjid Agung Kelurahan Soak Baru Sekayu. Makam putri Sak Ayu berdekatan dengan makam orang tuanya yaitu Tahaji Bin Sajidin yang terletak di seberang kota Sekayu tepatnya di Hilir Muara Jongot.
Setelah kepemimpinan Sahmad Bin Sahaji (Puyang Depati) mulailah dibentuk pimpinan daerah yang sampai Sekarang sudah 9 (sembilan).
Kesimpulan Legenda asal usul kota Sekayu:
*Nama Kota Sekayu awalnya adalah Sak Ayu, nama Putri anak ketiga dari hulubalang Tahaji Bin Sajidin (Puyang Kilat Kemarau).
*Yang memberi nama Kota Sakayu adalah seorang pimpinan daerah pada masa itu yaitu
Sahmad Bin Sahaji (Puyang Depati).
*Kota Sak Ayu menjadi Kota Sekayu Sejak tahun 1745 Masehi, Sekayu yang artinya Putri yang membawah Tuah Padi .

sumber:Aminin Trio Amigo,Romadoni,S.sos,Penulis:Suwandi.S.H